Review Backpack Jabar – Jateng – Yogya ( Part Purwokerto)

Perjalanan dari Tasikmalaya menuju Purwokero kami tempuh sekitar 4 jam lamanya,dan bagi saudara alam ini merupakan sejarah dalam hidupnya. Karena ketika melewati pebatasan Jabar-Jateng merupakan pertamakalinya ia keluar dari Jawa Barat, Kami pun serentak bertepuk tangan dan dan mengngkat tangan bersorak sorai menikmati senangnya teman kami ini. setelah sampai di terminal purwokerto yang bangunannya cukup megah itu, kami sudah ditunggu oleh teman dari Fikri dan Yovan saat mereka dulu SMA di Al-Bayan yaitu Afid yang sekarang berkuliah di Unsoed. Dari terminal kami mencarter angkot menuju kawasan kampus Unsoed dimana kosan Afid berada.  Sesampai dikosan yang bernama Ghotam City ( plesetan batman) ini kami segera beristirahat di kosan , disana kami diberi 3 kamar, yang satu kamar Afid untuk yang perempuan, serta kami para lelakai menempati dua kamar kosong yang ada dikosan itu. Kedatangan kami yang belasan orang ini tentunya membuat kosan menjadi ramai, bahkan ruang tengah pun menjadi daerah jajahan kami. Sulit dibayangkan memang hal ini bisa terjadi, namun demi mengurangi budget kami sangat senang dan menikmatinya.

terminal purwokertokosan afid

Malam harinya kami berkeliling sekitar kampus, makan malam dengan menggunakan lumpia ayam super jumbo yang ternyata harganya RP 8.000,00 wow mantap dan murah bro, bahkan beberapa dari kami tidak habis karena kekenyangan. Setelah makan kami memutuskan untuk bersantai saja dulu dikosan lagi-lagi uno dan capsah merajalela sambil menonton TV dan bercengkrama.Sebagian kewarnet untuk memindahkan foto-foto yang ternyata di kamera Roby dan Salman yang mencapai limit kapasitasnya. Sambil beristirahat agar besok  bisa ke Baturraden.

menunggu makan lumpia ayamolahraga pagi

Pagi harinya kami berolahraga di sekitar kampus, karena letak kosan yang berseberangan dengan lapangan bola dan hanya perlu berjalan kaki untuk bermain basket, maka sebagian dari kami bermain basket, sisanya masih terlelap tidur atau memilih nongkrong dikosan. Setelah itu kami makan bubur ayam di depan lapangan bola, lagi-lagi memang mantap cuy.

 

Setelah itu kami bergiliran mandi, pukul 9 kami berangkat menuju Baturraden dengan mencarter satu angkot. Perjalanan ditempuh selama setengah jam, Memasuki kawasan wisata barurraden sangat berbeda dengan kota purwokerto yang panas, udara sejuk mulai terasa. Tiket masuk ke kawasan ini saat itu Rp 5.000 . Setelah berfoto di depan gerbang, kami memasuki kawasan ini, dan kami benar-benar terkejut kawasan ini terlihat benar-benar terawat berbeda sekali dengan kawasan wisata di Bandung yang mungkin lebih bagus namun tidak terawat.

Disana terdapat air terjun yang sangat jernih dan dingin airnya ditambah dengan tebing-tebing tinggi yang luar biasa mantap. Bahkan disana ada pemuda yang bisa disuruh untuk terjun dari atas yang mengharapkan dibayar dari pengunjung dengan sistem request. Lebih dari dua jam kami berkeliling, kami baru sadar waktu telah masuk dzuhur, setelah sholat kami memutuskan untuk mencoba menikmati pancuran air panas langsung dari gunung disekitar sana.

Dan ternyata panasnya luar biasa bener-bener matang, utuk bisa menceburkan seluruh bada butuh waktu 5 menit untuk memasukan badan secara perlahan-lahan karena saking panasnya. Keringat bercucuran ditengah suasana dingin pegunungan penyehatan kembali kulit-kulit yang rusak sangat terasa. Bahkan Yovan mencuba untuk dipijat menggunakan lulur dari belerang. Disebelah kolam air panas ini ternyata ada pancuran aing juga yan dinginnya sangat menyegarkan . waw luar bisa seperti berada di surga kami bersakan indahnya dunia, keajaiban alam dimana air dingin dan panas yang hanya berjarak kurang dari 10 meter luar biasa!!!.

Setelah sekitar satu jam lebih perut terasa mulai keroncongan, setelah membilas badan kami turun kembali ke kawasan ramai pengunjung, badan yang masih menggingil dihangatkan oleh susu murni hangat , maknyus banget dah. Kami memutuskan untuk makan siang di kota sambil mencari oleh-oleh purwokerto, turun kekota dengan angot carteran yang setia menunggu, kami makan di sekitar alun-alun untuk makan soto sokaraja khas purwokerto yang tentunya tak boleh dilewatkan, dan rasanya bung mantap, kuah soto menggunakan kecambah dengan menggunkan daging ayam ataupun kambing sanggat menggugah selera. Setelah makan kami memilih untuk membeli oleh-oleh idsekitar situ dan yang paling banyak ternyata membeli lagi-lagi makanan, kali ini tempe mendoan yang sudah melegenda itu pun laku keras terjual. Menikmati mendoan yang baru diangkat sambil menikmati semilir angin dari angkot yang melaju menuju kosan sangat nikmat.

Sampai dikosan kami bergiliran mandi dan beristirahat, setelah maghrib kami yang memang tidak memiliki agenda sampai keberangkatan kereta jam 2 pagi,kami berfikir kira-kira agenda apa yang bisa dilakukan. Dan ternyata kebetulan Yovan sedang ditelepon oleh omnya yang tinggal diPurwokerto, mengetahui keponakannya sedang berada di Purwokerto om Yovan menawarkan untuk berjalan-jalan keliling purokero, Kami diberi pilihan menggunakan kendaraan sejenis kijang atau menggunakan kendaraan bak terbuka. Pilihan diserahkan kepada naluri backpacking kami yang memilih truk bak terbuka.Mantap bahkan bak mobil untuk duduk pun tidak cukup Malam itu kami berkeliling kota menikmati Purwokerto yang sebenar-benarnya sampai menuju ke alun-alun menikmati malam minggu orang Purwokerto. Disan keadaan sangat ramai benar-benar fungsi alun-alun yang tepat, sebagai arena kumpul sesama teman dan keluarga menikmati malam hari. Melihat kerlap kerlib lampu bertebrangan kami penasaran benda apa yang terbang itu . Ternyata itu yang disebut baling-baling bambu yang dilengkapi lambu kelap-kelip. Wah penasaran kami pun membeli beberapa buah dan sebagai orang-orang kota kami ternyadi menjadi orang udik didaerah lain. Kami serasa menjadi anak kecil yang kegirangan ketika mainan ini dengan eloknya terbang dan sanling bertanding siapa yang lebih tinggi melemparkan mainannya, sampai sampai kami ternyata masing-masing membelinya.Tak terasa waktu sampai dukul 10 malam, gerimis yang menyadarkan kami. Kami memutuskan pulang , menuju mobil kami melewati pasar malam di alun-alun.Sesampai dikosan kami memutuskan untuk tidak tidur sampai jam 2 menunggu keberangkatan, sebelumnya kami kebingungan dengan transportsi menuju stasiun,bahkan kami kesulitan mencari taksi untuk dicarter, dengan adanya mobil pick up ini kami pun meminta Yovan umtuk lagi-lagi merayu keluarganya agar mau (sebenarnya minta dikasihani) agar bisa diantarkan ke stasiun. Lagi-lagi dengan kebaikan keluarganya kami diantarkan pukul 1 dari kosan menuju stasiun . Sesampai distasiun saya segera membeli tiket untuk keberangkatan menuju Yogyakarta. Kami menunggu di dekat rel agar tidak ketinggalan kereta. Sambil menunggu lagi-lagi uno dan capsah berjaya bermain uno di dekat rel kereta yang sering dilewati kereta yang menghembuskan angin panas sungguh sensasi yang berbeda. Satu dua jam kami menunggu sudah lebih dari lima kereta yang lewat didepan kami. Oh iya setelah 3 hari perjalanan, ternyata teman-teman kami yang tidak ikut penasaran dengan serunya perjalanan kami yang kami update di facebook maupun YM, beberapa orang menyatakan akan menyusul malam ini menuju Yogyakarta, saya berfikir kenapa tidak, wlaupun merka telah kehilangan setengah perjalanan. Dan kami baru ingat ternya Yusi dan Indra menyusul dengan menggunakan kereta bisnis yang singgah di stasium tempat kami menungu saat ini. Kami pun dengan jahilnya ketika kereta itu singgah kami masuk dan mencari mereka, kami mencari di berbagi gerbong dan bertemu mereka untuk sesaat. Setelah itu setengah jam kemudian kereta kami tiba dan kami pun berangkat menggunakan kereta api ekonomi progo seharga Rp 26.000.

About gilangpamungkas

gilangsibolang

Posted on 1 November 2009, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: