Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Untuk kesekian kalianya minggu ini kembali teringat untuk mencoba menuliskannya, harus beres. Mumpung lagi libur UAS, tinggal dua mata kuliah lagi ini (padahal Cuma gara-gara kepotong sabtu minggu). Sebenarnya pengen cerita doang gara-gara minggu depan mau kesana lagi bareng anak-anak PL.

Taman nasional ini terletak diantara tiga kabupaten di Jawa Barat, yaitu Cianjur, Bogor dan Sukabumi. Terdiri dari 2 gunung yaitu gunung Gede 2958 m gunung Pangrango 3018 m. Untuk mencapainya yang paling mudah adalah melalui cipanas, yang kemudian dari cipanas tinggal naik angkutan umum menuju cibodas. Karena Cibodas merupakan salah satu jalur pendakian yang paling sering digunakan selain melalui Gunung Putri dan Selabintana. Kami memutuskan untuk mendaki di tanggal 25 desember 2009 yang bertepatan dengan hari natal. Kalo kata si Lutfhi sih kita nemenin Arnold ngerayain natal di puncak gunung. Selain alasan utamanya memang adanya hari libur tanggal segitu,dan kalo pas tahun baru pasti rame banget yang naik. Kami naik berlima, yaitu saya, Lutfhi, Fazil, Adhamaski, dan Arnold. Padahal sebenarnya ada satu lagi yang mau ikut, Adam Pasuna tapi karena dia ngerayain natal bareng keluarga dia gak bisa ikut, sementara si Arnold yang juga ngerayain natal, malah memilih pulang abis ngedaki gunung. Kita-kita yang gak ngerayain mah oke-oke aja naik pas natal itung-itung olahraga.

Kami berangkat dari bandung jam 12 malam naik mobilnya Fazil, biar bisa ngedaki dari pagi. Sampai di pos pendakian jam 2 pagi kami memutuskan untuk tidur dimobil sambil menunggu pos buka, dan ternyata subuh kami keluar dari mobil , udaranya sangat dingin bikin sakit perut pokonya. Pagi-pagi kami mengurus perizinan yang sebenarnya sudah kami lakukan beberapa hari sebelumnya, karena di Taman nasional ini untuk mendaki ada batas maksimal jumlah pendaki perharinya. Namun karena si Adhamaski ini mendadak ikut kami harus sedikit melobi agar bisa diikutkan rombongan. Disamping itu kami menyewa seorang pemandu karena memang belum ada diantara kami yang pernah mendaki disini. Kami membdapatkan seorang pemandu namanya kang Ferry, asli Cibodas dengan harga 250.000 padahal harga normalnya adalah 350.000, selain karena kami hanya berlima juga karena lagi-lagi ilmu melobi 2 sks kami.

Kami mendaki pukul sembilan pagi, ngaret sih tapi gak papa. Dari pos kami melewati taman-taman yang biasa digunakan untuk menginap bagi orang-orang yang ingin menikmati sejuknya pegunungan. Setelah beberapa saat kami terdapat air terjun cibereum tapi kami memutuskan untuk melihat kesana setelah turun nanti karena harus sedikt masuk kedalam. Setelah itu diperjalanan kami melihat ada telaga biru, wah pemandangannya keren, ikan-ikan terlihat jelas, belum lagi disekitarnya mengalir aliran air layaknya selokan pegungungan namun bersih dan segar sekali airnya. Setalah menempuh perjalanan beberapa saat kami melihat ada pula sumber air panas gunung yang kami lewati dengan menggunakan sandal padahal terletak di tepi jurang, yang pengamanannya sangat minim sekali, bahaya sekali kalo kaget, bisa-bisa terperosok ke dalam jurang. Disekitarnya kami berhenti sejenak untuk berendam dan makan siang dari bekal yang kami bawa, sementara kang Ferry Cuma bawa nasi, ia makan dengan memetik daun-daun yang ada disana, padahal asem banget rasanya pas anak-anak nyobain, emang begitulah hidup di alam kali rasanya. Tak lama hujan turun kami beristirahat dipos sambil bertemu rombongan tentara yang baru berlatih di gunung, ya ini baru namanya fisik tentara harus terus dilatih biar gak kalah ama Malaysia.Memang keadaan pos-pos yang ada disini begitu memprihatinkan keadaanya tak terurus,hanya tempat yang beratapkan seadanya dan kotor berlumut. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan sampai ukul 4 sore, dan kami memutuskan untuk tinggal di kandang Badak, katanya si emang dulu disitu tempatnya Badak, tapi gak tahu beneran apa Cuma becanda. Ketika kami datang keadaan disana sudah cukup ramai tenda-tenda sudah berdiri, kami yang mendapat space dipojok nampaknya tidak dapat mendirikan tenda,karena gak muat tempatnya, akhirnya alas tenda pun kami jadikan kelambu saja sementara kami hanya tidur menggunakan dengan sleeping bag, padahal bisa aja menndirikan tenda diluar tapi penuh juga temaptnya karena keduluan.Dan Ini dia nih masalah pendaki amatir seperti kami, kami hanya membawa roti dan jajanan ala kadarnya, mie pun tidak. Apalagi membawa kompor, ya pada akhirnya kami memilih tidur saja disamping lelah, juga takut kalo bangun bakal laper. Untungnya disana terdapat saluran air minum dari mata air pegunungan yang dapat langsung diminum.Tidak terasa kami tidur sudah cukup lama jam 4 subuh kami bangun karena keadaan menjadi tambah ramai ketika ada rombongan lain yang datang. Kami pun bangun untuk melanjutkan perjalanan kepuncak untuk dapat mengejar sunrise, sekitar satu jam lebih kami sampai di puncak, ya akhirnya KAMI BERHASIL MENCAPAI PUNCAK GEDE 2958 M.Pemandangan indah di kiri ada gunung pangrango, di depan terlihat keadaan kota dibawah, dikanan pemandangan alun-alun,padang rumput dan bunga edelwies, serta pemandangan kawah di sekitarnya kami lengkap sudah keindahan alam ciptaan sang Maha Kuasa ini. Setelah berfoto dan menikmati keadaan puncak kami turun lagi melalui cibodas, ya kali ini perjalanan turun terasa mudah dan cepat, tidak terasa beban di Carrier. Turun kami menuju air terjun ciberuem yang sebelumnya kami lewati dan subhanallah air terjun disini ada tiga buah yang berjajar indahnya. Airnya kencang ditambah hembusan angin pegungungan, kami segera berendam dan dingin sekali rasanya, tidak kuat berlama-lama kami kemudian turun ke pos yang sudah tidak jauh lagi karena memang air terjun ini letaknya cukup dekat dari bawah. Waktu yang ditempuh dari pos sampai kandang badak adalah 7 jam, sementara dari kandang badak ke puncak kurang dari 2 jam. Sementara untuk turun dari kandang badak ke Pos mungkin hanya butuk sekitar 3 jam. Ya tanggal 21 Mei 2010 ini kami akan kembali ke sana dengan menuju puncak Pangrango 3018 m, kali ini kami akan membawa sekitar 20 orang pasukan, yang ingin merasakan pula nikmatnya mendaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Amin..

About gilangpamungkas

gilangsibolang

Posted on 15 May 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. huah. have fun deh kalian yang mau berangkat. pengen ikut sebenernya.

  2. Bang nyobain ke surya Kencananya ga…???
    Keren banget bang…..!!!!
    Syurganya edelweis di sana …..
    trus segernya udara lembah di surya kencana menurut saya ga ada bandingannya ….. Brrr dingin bgt…!!!!
    Jadi pengen ke sana lagi bang….
    Abang juga kangen ga kesana lagi…???
    hhee….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: