Apa dan Kenapa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) / Teknik Planologi (PL) ? Sebuah Refleksi Mahasiswa Tingkat 4

Ya teknik planologi atau perencanaan wilayah dan kota kini namanya.Memang tidak sefamiliar teknik mesin atau teknik elektro,tapi saya cuma mau cerita apa yg saya alamin dan rasain selama hampir 4 tahun kuliah disini. Pertanyaan yg sering muncul ketika masuk pertama pasti apa saya harus jago gambar,belajar apa aja disini,apa enak engganya pas kuliah disini,atau bisa jadi apa gw kalo udah lulus dr PWK.kalo yg laennya mungkin bisa ikut terjawab sambil cerita atau diskusi kali ya..

Jago gambar atau engga sebenernya sih ga harus,tapi kalo bisa itu bonus yg harganya mahal. pertama,masuk plano harus lewat tpb ya berarti harus lolos mafiki dkk dpt c atau d jg gapapa (pengalaman,tp jgn dicontoh).di tpb jg ada kuliah khusus sappk namanya desain perencanaan dan perancangan sama teknik presentasi dan komunikasi.modalnya ya bisa presentasi lisan(diskusi,powerpoint,dkk),tulisan(huruf,gambar,dkk).selanjutnya kayanya semua pelajaran harus seneng,tapi ga harus jago deh.yg paling kepake dr mafiki ya matematika,statistik,kalkulus dkk buat pendekatan analisis2. Di akhir tingkat 1 pas milih jurusan sebenernya masih belum kegambar plano itu apa,blur!tp yg udah agak jelas plano itu skalanya makro(diatas 1:100),yg dibahas bukan gambarnya tapi analisis dr rencana yg kita buat(bentuk gambar ataupun bukan).misalnya penempatan TPA bukan hanya dianalisis efeknya aja dr air,tanah,udara,tapi jg biaya mengangkut paling efisien dr seluruh penjuru kota dimana,penerimaan masy sktr,kondisi lahan rawan longsor/tdk,mudah diakses/tdk.pokoknya komperhensif aja semuanya hrs dipikirin.

Di tingkat 2 dpt pelajaran dasar buat menganalisis itu semua,kita belajar lingkungan,infrastruktur,guna lahan,transportasi,sosial kependudukan,ekonomi,dan ada studio proses.nah satu yg bikin gw terus maju adlh di pwk ada 4x studio di tempat yg berbeda,studio proses,tapak,kota,wilayah.jadi studio itu pasti ada surveynya sktr 1 minggu ke sana,kmrn dptnya proses di bekasi,kota di brebes,wil di karawang dan pastinya GRATIS,paling buat makan ama fotokopi2 aja tanggung sendiri.pas bgt buat yg suka jalan-jalan,yg penting siap survey panas-panasan,ketemu org dr segala golongan,sedikit bisa survive di alam/lapangan udah cukup lah. Studio proses sih lebih bertujuan buat ngelatih kita merasakan isu yg berkembang,mencoba mencari data dan menganalisis kondisi wilayah secara umum dan isu yg ada,pokoknya bisa survey lah..selain itu paling jd tau ada 4 kelompok keahlian yaitu infrastuktur dan transport,kota,wilayah dan perdesaan,sarta pengembangan kebijakan.

Di tingkat 3 tetep belajar semua hal tapi lebih ke gmn mengelola atau manajemen aspek-aspek itu tadi,sama beberapa tentang hukum dan kebijakan.sama studio tapak ama kota,mungkin cuma tapak yg kental ama ngegambar,kita biasanya diminta bikin perumahan/rusun dan fungsional(cbd,resort,kampus,pusat pemerintahan,theme park,terserah),seru ngerjainnya!gmn kita mengkombinasikan ide dgn kondisi.kalo kota sih pokonya survey data ke pemerintah,sama koesioner/wawancara/observasi ke lapangan,terus dianalisis buat bikin rencana kota/kawasan perkotaan. Udah mulai kebayang di tingkat 3,apalagi ada Kerja Praktek dimana kita berlatih untuk bekerja di masa depan,kita bisa KP di Konsultan Perencanaan, macam PT.Studio Cilaki 45,properti macam Colliers,developer misalnya Summarecon,Bakrieland,lembaga multinasional kaya UNDP atau AusAid.LSM kaya MercyCorps atau Akatiga,lembaga pemerintah Bappenas,Bappeda,Dinas Tata Kota,PU,dll,atau perusahaan lain kaya Arutmin,Medco di bagian CSR,Perencaan Tambang/kawasan pabrik khususnya.

Disini saya belajar ternyata plano itu sangat menjanjikan.kalo kerja dikonsultan atau pns aja gajinya lumayan,apalagi jd tenaga ahli,bandingannya aja satu proyek itu 500 jt-3 M,yd dikerjain sama 10-15 org,satu waktu per org bisa ngerjain 4-5 proyek aja.itung sendiri deh,ya walaupun ga itu doang itungannya sih..hehe.setidaknya kalo gw cuma mau ngandelin gaji ga kalah lah ya ama jurusan laen.dan yg menarik adalah lulusan plano itungannya masih dikit,paling br ada sktr 30 kampus,seangkatan paling banyak jg 100org.sementara di indonesia aja ada sktr 500 kab+33 prov+nas yg harus direncanakan dlm dikali dgn bentuk rencana RTRW dan turunannya(RDTR,RTBL) ,infrastuktur(air,jalan,sampah,dll) , tematik(pariwisata,pertambangan, kelautan, perkantoran) yg jumlahmya bnyk bgt. Satu lg yg menggelitik,org sering bertanya, ada plano kok kota kita tetep macet???kalo kata seseorang karna lulusannya dikit”ya wajar saja kota kita seperti ini yg merencanakan bukan org yg seharusnya merencana.politikus murni,artis murni,atau juga atlet ikut merencanakan yg bukan porsinya,ya tentu beda perspektifnya dgn org yg belajar merencana selama 4 thn”.tentu bukan mendiskreditkan,tapi mungkin saja benar.

Ya balik lagi ke cerita,di tingkat 4 kita studio wilayah,lebih berurusan dgn interaksi kota-kota,kota-desa,dsb disegala aspek jg,intinya lebih makro.di tingkat ini ternyata baru bisa menjawab pertanyaan dr lubuk hati yg paling dalam diri mahasiswa planolgi,setelah ada namanya kuliah Teori Perencanaan,banyak pertanyaan filosofis br terjawab disini,kenapa kita butuh merencana?kalo tidak direncanakan kenapa?kenapa rencana yg dibikin sudah baik tapi hasilnya buruk atau tdk dilaksanakan?apakah mungkin rencana yg kita buat memuaskan semua pihak?banyak lah yg justru bikin semakin yakin kalo kita berada di jalur strategis dan terdepan untuk ikt memperbaiki kondisi negara kita. Bonus lain sih selama kuliah kita bisa dpt duit tambahan dr bantuin org buat survey atau input data kuesioner ke masy,biasanya selalu rebutan nih kalo ada lowongan ini,satu org bisa dpt 300rb sampe jutaan dr tiap jadi surveyor.soalnya kita diajarin survey yg bener dan valid,atau kalo bnyk koneksi bisa ikt proyek2,dan kalo mau lanjut beasiswa bnyk bgt peluangnya karena biasanya lembaga pemberi beasiswa memprioritaskan org yg bekerja di sektor publik,ya jurusan kita yg paling pas untuk hal ini kayanya.dan kalo kita kerja pasti jd atasan lah,ya minimal disebut koordinator karena kita memang master of nothing yg menjadi key of anything.

Ya pada akhirnya sih ini hanya sharing saja,kalo terlalu panjang mohon maaf,tapi kalo dijelaskan sedikit malah jadinya terkesan normatif.dan kalo ada kata-kata yg “berat” apalagi menyinggung mohon dimaklumi.waduh jd serius gini,yaa sorilahhh.. Ditunggu aja di labtek IXA!

About gilangpamungkas

gilangsibolang

Posted on 11 April 2012, in Future Planner. Bookmark the permalink. 21 Comments.

  1. makasih kak infonya, sangat membantu🙂

  2. makasih mas. makin mantep masuk pwk (y)

  3. untuk tugas mas. banyak ngga? dan itu semacem tugasapa aja ya?

    • Kalo di itb sih bolak balik tugas..yaa sebagian besar bentuknya studio atau paper. Kalo studio itu mata kuliah inti di tiap semester, kita bikin rencana dari mulai tapak sampai rencana wilayah, kalo paper sih utk tugas mata kuliah yg teori

  4. makasih kak infonya membantu bgt. Bikin mantep masuk ke pwk, tadinya galau mau arsi atau pwk *curhat didkit*

  5. akmalia vianka

    wah gak ragu deh milih jurusan PWK hahaha, mau tanya,rencana’a kan saya mau masuk PWK d esa unggul jakarta,karna univ itu yαňg terjangkau kak,kalo dari segi lulusan/alumni,d dunia kerja PWK lulusan swasta d beda2 kan dengan negeri atau sama aja ya kak? Tolong d bales ya kak gilang ^^

  6. kak tanya donk, kalau UNIV yang PWK nya gak terakreditasi A misal akreditasinya B, nanti berpengaruh terhadap apa saja?

  7. Makasih kak infonya sangat baik dan membantu🙂 aku rencana pengen masuk jurusan plano. tp gajago gambar hehe tp alhamdulilah kalo ternyata gaperlu jago, asal mau belajar😀

  8. Kak tapi Akreditasi Jurusan itu berpengaruh gak? soalnya aku pengen di Sttnas jogja tapi akreditasi planologinya masih C. gimana ya kak?

    • Ada beberapa hal setahu saya yg mempengaruhi penilaian akreditasi, seperti kualitas dosen, infrastruktur pendukung, dan produktivitas dari jurusannya. Tetapi jangan takut juga kalo sudah terlanjur, karena penilaian ini jangka panjang sifatnya, untuk jurusan yg baru dibuka rata2 biasanya memang c karena memang tingkat produktivasnya tentu masih kecil. Kemungkinan akan terus meningkat

  9. Waduh saya terima.kasih sekali kakak udah sharing, kalo boleh tau kakak kuliah dimana ? Dan menurut kakak bagusan istitut atau universitas ? Terima kasih kakak ;d

    • Terima kasih…Saya alumni institut teknologi bandung angkatan 2008, institut atau universitas setahu saya mengacu luas atau tidaknya keilmuan yg ditawarin lembaga pendidikannya, kalau spesifik teknik, misalnya itb/its, bukannya universitas teknik bandung. Kalau kualitas sih ya relatif, biasanya untuk teknik lebih di institut karena fasilitasnya lengkap dan spesifik, tapi kalo universitas lebih bagus untuk non teknik karena komprehensif ilmunya bisa multidisiplin

  10. putri agustina

    thank’s bang buat infonya🙂

  11. perencanaan wilayah dan kota itu kaya tata kota gitu ya? aku gapinter hitungan, gapinter berbicara trs klo aku ambil jurusan ini, apa kira2 aku bisa? hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: